Semua kita sepakat bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting dalam membangun suatu daerah. Maka dari itu, tingkat kemajuan suatu daerah sangat tergantung dengan tingkat kemajuan pendidikan di daerah itu sendiri.
Dalam memajukan dunia pendidikan tidak cukup dengan adanya pendidik dan yang akan dididik, akan tetapi perlu juga adanya keterlibatan berbagai elemen, diantaranya seperti pemerintah, masyarakat, lembaga-lembaga sosial lainya atau sering disebut dengan stakeholder yaitu elemen-elemen yang mempunyai pengaruh besar terhadap pendidikan. Tanpa adanya keterlibatan pihak-pihak tersebut, maka sulit rasanya mutu pendidikan akan meningkat.
Melihat realitas pendidikan di Aceh era sekarang:
Pendidikan di bumi Serambi Mekkah era sekarang banyak mengabaikan elemen-elemen sebagaimana dimaksud, seperti kurang terjalinnya kerja sama yang baik dengan orang tua siswa, kurangnya keterlibatan komite sekolah, sehingga proses pendidikan yang dilaksanakan tidak tercapai secara efektif dan efesien.
Dalam pada itu, pembentukan komite sekolah terkesan hanya untuk melengkapkan struktur organisasi sekolah sehingga fungsi komite sekolah di propinsi paling Barat Indonesia hampir tidak terlihatkan.
Oleh: Fajri M. Kasem / Mahasiswa PPs Unsyiah
Dalam memajukan dunia pendidikan tidak cukup dengan adanya pendidik dan yang akan dididik, akan tetapi perlu juga adanya keterlibatan berbagai elemen, diantaranya seperti pemerintah, masyarakat, lembaga-lembaga sosial lainya atau sering disebut dengan stakeholder yaitu elemen-elemen yang mempunyai pengaruh besar terhadap pendidikan. Tanpa adanya keterlibatan pihak-pihak tersebut, maka sulit rasanya mutu pendidikan akan meningkat.
Melihat realitas pendidikan di Aceh era sekarang:
Pendidikan di bumi Serambi Mekkah era sekarang banyak mengabaikan elemen-elemen sebagaimana dimaksud, seperti kurang terjalinnya kerja sama yang baik dengan orang tua siswa, kurangnya keterlibatan komite sekolah, sehingga proses pendidikan yang dilaksanakan tidak tercapai secara efektif dan efesien.
Dalam pada itu, pembentukan komite sekolah terkesan hanya untuk melengkapkan struktur organisasi sekolah sehingga fungsi komite sekolah di propinsi paling Barat Indonesia hampir tidak terlihatkan.
Oleh: Fajri M. Kasem / Mahasiswa PPs Unsyiah
